Minggu, 10 Mei 2015

REVIEW GADGET : Xiaomi Redmi 2

buy smartphone? be a smart buyer...

Gadget ibarat seorang pacar, apabila sudah tidak cocok dan membosankan, maka sudah saatnya mengakhiri hubungan dan  melirik pasangan lain yang lebih pas dan lebih menyenangkan. Dari pada dipendam berlarut larut,lebih baik berterus terang dan mengambil langkah nyata. Halah opo to....

Sebenarnya, tidak ada yang salah dengan pacar saya yang lama, dia lumayan seksi, dengan ukuran screen 4,7 inch IPS, quadcore, dual-sim model lama (bukan micro), kamera 8 MP, sudah sangat pas untuk memenuhi kebutuhan berkomunikasi di era kekinian. Namun lagi-lagi strategi marketing ala “open sale” dan iming-iming support jaringan LTE, 64-bit processor, beserta upgrade MIUI 6 stable, membuat saya tak kuasa berpindah ke lain hati. Tak berselang lama, saya putuskan bahwa redmi 1s resmi saya jual untuk modal melamar adiknya. Adiknya yang lebih cute, lebih ramping, lebih adem (64-bit katanya sih lebih adem), dan bener-bener pas dengan selera saya. 

Namun, ketika saya cermati kembali, ternyata upgrade yang diberikan tidak sesuai dengan ekspektasi awal saya. Salah satu yang membuat saya tertarik dan berani melepas redmi 1s adalah upgrade kapasitas RAM dari 1 GB menjadi 2 GB di redmi 2. Sebuah kekhilafan saya membaca info spek dari salah satu thread di kaskus, bahwa redmi 2 yang dijual di Indonesia saat itu ternyata adalah versi  1GB memori dan  8 GB internal storage, bayangan saya dengan harga 1,6 mendapatkan upgrade 2GB adalah sebuah penghematan luarbiasa. Sekali lagi, kesalahan saya adalah tidak membaca dengan baik spesifikasi yang ditawarkan dihalaman penjual.  Dalam benak saya, pantas saja murah sekali (untuk ukuran spek RAM 2 GB internal 16 GB).

Nasi telah menjadi bubur, bukan bubur biasa tapi bubur ayam lengkap dengan bumbu-bumbu dan kerupuk. Lebih nikmat dan cukup mengenyangkan perut. Walaupun melenceng dari harapan,setidaknya saya benar-benar mendapatkan upgrade di sisi lain, MIUI 6 luar biasa bagus. Manajemen RAM saya rasakan lebih baik walau dengan 1 GB RAM, aplikasi berjalan smooth dan  UI yang lebih nyaman. Benar-benar iOS wannabe. Bagi anda yang berniat upgrade, sebaiknya pertimbangkan spek terutama kapasitas RAM. Karena saya perhatikan, perkembangan aplikasi saat ini cenderung boros RAM. Jangan sampai alih-alih ingin upgrade untuk mendapatkan pengalaman maksimal dalam berandroid,  justru mendapat hasil yang tidak terlalu signifikan atau malah semakin buruk. Terlepas dari semua itu, Redmi 2 bagi saya tetep the best bagi anda yang ingin membeli ponsel pintar dengan harga direntang 1,5 jt. 

Rabu, 15 April 2015

Sinopsis : Fast Furious 7



Lie down, try not to cry,cry a lot...

Sudah lebih dari 1 minggu sejak rilis, babak terbaru dari perjalanan panjang “Fast and Furious Series” yaitu Fast Furious 7 merajai tangga box office 2015. Bisa dikatakan inilah seri fast furious tersukses dan terbesar dalam pencapaian penjualan tiketnya. Tentu semua itu tak bisa lepas karena  nama besar Paul Walker yang telah membintangi serial ini dari seri pertama hingga pertengahan syuting FF7 , dimana 30 November 2013 Paul Walker meninggal karena kecelakaan mobil. Sungguh kejadian kala itu membuat dunia perfilman berduka cita.

Hal itu tentu saja semakin membuat banyak pecinta film penasaran dengan seri ke7 film Fast Furious yang rilis bulan April ini. Tingginya animo penonton akan film bergenre aksi balap ini tak terbendung, pengunjung bioskop terus membludak hingga memaksa salah satu gedung bioskop langganan saya harus membuka jam tayang tambahan guna mengantisipasi antrian panjang penonton.

Adegan dibuka dengan menampilkan villain yang dibintangi Jason Statham, berperan sebagai Dekard Shaw, agen rahasia super professional dan berbahaya dari london yang marah karena pada seri sebelumnya sang adik Owen Shaw dibuat babak belur oleh tim FF. Tidak terima, sang kakak pun menebar teror ke semua anggota FF. Teror dimulai dari tokyo dimana Han kembali ke jepang di seri FF tokyo drift. Han terbunuh setelah menabrak mobil dekard tatkala aksi kejar kejaran. 

Rumah toretto tak luput dari incaran, sebuah paket dari tokyo yang dikira dari Han ternyata sebuah bom. Aksi cepat torreto membuat mia dan keluarga lolos dari maut. Sebelumnya hobbs the rock juga dihajar habis-habisan dimarkas sendiri. Adegan Pertarungan tangan kosong antara hobbs dan dekard disuguhkan dengan pengambilan sudut gambar yang atraktif. Pertarungan berakhir dengan kekalahan hobbs, diapun diganjar dengan cidera parah dan harus dirawat.

Tak pelak serangkaian kejadian tersebut membuat torreto marah besar, selain memburu dekard baginya misi terpenting saat itu adalah melindungi keluarganya. Torreto terbang ke jepang mengambil jasad han dan menggali informasi. Disini adegan terakhir seri tokyo drift tersambung kembali, sean boswell sang drifter bertemu torreto dan berbagi informasi seputar kematian han. Tak banyak petunjuk didapat, hanya peninggalan berupa foto gisele sang pacar han dan sebuah kalung salib.

Plot berkembang cukup baik, sebuah agen rahasia tiba-tiba muncul dan membantu torreto. Bantuan ditawarkan namun dengan konsekuensi cukup berat. Resiko tinggi dalam menjalankan aksi siap menanti. Tim FF pun kembali dibentuk, lengkap dengan brian o Conner disepanjang film. Perpaduan teknologi CG serta peran pengganti sang adik paul walker menjadikan sosok brian o conner mampu “hidup” kembali dan membuatnya ikut beraksi walau sudah tiada.

Selanjutnya, jalan cerita mengerucut menuju klimaks. Lewat sebuah teknologi kontroversial yang disebut “God Eye”, tim FF dituntut untuk melakukan misi-misi berbahaya. Diantara sederet aksi dalam misi tersebut, yang membuat saya cukup tercengang adalah keberadaan mobil super langka “Lykan Hyper-Sport”. Diceritakan pemiliknya adalah seorang miliarder di Abu Dhabi, yang secara kebetulan membeli perangkat “speedometer digital”. Tak sembarang speedometer, ternyata didalamnya terdapat microchip aktivator sistem “God Eye”, sebuah teknologi mesin pencari super, yang menggabungkan data digital dari seluruh dunia berupa data pribadi, data rekaman ponsel, cctv dan semua data yang terkoneksi dengan jaringan. Tak ada seorangpun dibumi yang akan lolos dari pantauan “God Eye”, termasuk Dekard Shaw.

Lykan Hypersport, hanya 7 unit didunia, terjual 3 unit, harganya 3,4 juta dollar, setara 43,7 miliar rupiah

Menjelang akhir, menampilkan scene spektakuler dimana tim FF bekerjasama dengan seorang hacker berusaha meretas sistem God Eye, tak semudah itu, unit Predator Drone musuh dengan beringas mengincar nyawa sang hacker. Sungguh merupakan puncak aksi yang memacu adrenalin, dikemas apik dalam visual efek yang menantang.

Tibalah di penghujung film, penonton akan diajak untuk bermelow ria, sebuah adegan dimana keluarga besar FF berkumpul penuh kedamaian di pantai, seketika penonton akan dibawa untuk mengenang sang aktor yang telah berpulang, meninggalkan keluarga tercinta dan para penggemarnya. Mengingatkan kita bahwa Kematian adalah sebuah proses, proses terpisahnya arwah dan ruh, proses terpisahnya jalan takdir seseorang, yang hidup akan terus berjuang dan berbenah diri, dan jiwa si mati akan tetap kekal dan dikenang oleh kerabatnya. Toretto dan Brian o Connor, harus berpisah dijalur masing-masing. Momen yang membuat saya “mbrebes mili” dalam hati. Sampai jumpa paul, terima kasih brian o connor!



Jumat, 10 April 2015

Berbagi Suara

Pernahkah anda ingin mencoba sesuatu yang baru?ingin sekedar menggali bakat?anda merasa berbakat namun tak seorangpun peduli dengan bakat anda?kini saatnya ....

Saya akan mengejak handai taulan untuk mengenal perkembangan teknologi informasi yang dari hari ke hari sudah semakin maju saja, berbanding terbalik dengan perkembangan dunia asmara saya yang justru kian suram dan tak tentu arah..halahh, malah curhat meneh...
yang saya maksud disini adalah perkembangan situs jejaring sosial yang awalnya terkenal karena fitur update status dalam bentuk text, gambar, video untuk memposting hal-hal yang sedang terjadi, situs mikroblogging seperti twitter dengan fitur singkat padat jelas, dan satu lagi yang membuat saya tertarik dan menjadi bahasan adalah Soundcloud.com.


Soundcloud.com adalah platform distribusi audio secara online terbesar saat ini. Sebuah situs berbasis jejaring sosial dengan menawarkan fitur utama berbagi kreatifitas berupa file audio, tentu tidak sembarang berbagi ala file sharing yang hanya sekedar posting dan download. Soundcloud.com menawarkan wadah bagi orang-orang untuk menunjukan kreatifitas mereka dalam bentuk postingan track audio yang dikemas secara ciamik, lengkap dengan fitur pengaturan hak cipta dan beragam pengaturan lainnya. pengguna lain juga dapat dengan mudah mengakses (streaming audio) dan menuliskan komentar pada tiap-tiap menit di track tersebut. Sebuah situs yang menurut saya sangat membantu perkembangan dunia musik.

Lewat soundcloud kita dapat menyelam, menjelajah, mengenal dunia musik, baik sesama penikmat atau bahkan pencipta langsung. sekedar mencari inspirasi musik baru, atau iseng mendengarkan genre asing yang tak pernah kita dengar sebelumnya, semua dengan bebas tersedia di Souncloud.com

dan tak ada salahnya jika saya menawarkan salah satu mahakarya cover didunia permusikan yang berhasil saya upload, anda pasti tercengang dan terharu setelah mendengarkannya. selamat menikmati dan mari berbagi !

Kamis, 09 April 2015

Nasgor Bang Ipin

Oke, sebagai anak kost yang baik sudah tentu street food menjadi pilihan menu utama untuk memenuhi kebutuhan asupan pangan sehari-hari. Apalagi tipikal super sibuk dan gak mau repot seperti saya, street food alias jajanan jalanan sudah menjadi bagian dari hidup saya. Mulai dari sate, bakso, mie ayam, lontong tahu, lontong opor, nasi megono khas pekalongan dan tidak ketinggalan nasi goreng adalah sederet menu street food yang sering saya jumpai. Nah, di episode kuliner kali ini saya akan sedikit mereview nasi goreng favorit saya “nasi goreng bang ipin”.

Nasi goreng bang ipin terletak di jalan tentara pelajar pekalongan kota, dari rumah sakit kraton lurus terus, di ujung jalan ada traffic light ambil kanan. Lokasinya memang tidak terlalu strategis dan lapaknya juga sangat sederhana. Tidak ada bedanya dengan kebanyakan penjual nasi goreng umumnya. Suatu hari saya pernah ditraktir seorang teman, sebut saja mbak retta. Mbak retta ini selain cantik juga baik hati sekali, dialah yang membawa saya ke lapak nasi goreng bang ipin untuk pertama kalinya. Awalnya saya tidak terlalu memperhatikan menu nya, karena nama lapaknya “nasi goreng bang ipin”, spontan saja saya memesan nasi goreng. Tidak membutuhkan waktu lama, hidangan pun siap. Oke saatnya mencicipi.

bang ipin sedang fokus memasak nasi goreng
Saya cukup kaget dan terkesan, ternyata dibalik bungkus kesederhanaan, tersimpan masakan nasi goreng yang nikmat. Nasi yang “kemrotok” dan pas sekali teksturnya, bumbu dan minyak yang tidak berlebihan, tidak terlalu berminyak dan cukup kering. Cita rasa nasi goreng jalanan sejati seketika memanjakan lidah saya. Membuat saya jadi penasaraan untuk mencoba menu yang lain, pas sekali mbak retta memesan capcay goreng kesukaannya. Dan bisa ditebak, saya dipersilakan mencicipi, selain cantik dan baik hati, mbak retta ini tidak sombong dan rela berbagi loh. Satu sendok meluncur dan nyum nyum nyum...bumbunya kental manis, rasanya kuat, mantep jon..

dan akhirnya dari situ lah mbak retta naksir dengan saya, prettt..

Bukan-bukan, bukan itu maksud saya mbak... Berawal dari kejadian mendebarkan itulah saya menjadi ketagihan mencoba menu yang lain. Masalah harga, jempol untuk bang ipin, 1 porsi nasi goreng dibanderol Rp. 9.000 saja, tambah es teh Rp. 2.000 sudah ampuh menuntaskan lapar dan dahaga anda. Hasilnya? saya berikan bintang 4 untuk bang ipin, minus lokasi yang kurang strategis dan kurang luas sehingga menyulitkan parkir bagi anda yang menggunakan kendaraan roda 4. Tenda lapak yang sempit membuat pelanggan akan tersiksa tatkala hujan datang. Itu saja, soal rasa  boleh diadu. Apalagi ada yang traktir seperti mbak retta ...nyum nyum nyum. Terima kasih mbak retta, bang ipin, sukses selalu!

Rabu, 01 April 2015

Love your Ears, Love your Wallet

" Love your ears, Love your wallet "



Tulisan ini akan mengupas hobi yang saya ikuti, hobi mengoleksi pernak-pernik audio digital dengan kualitas sebaik mungkin namun dengan harga semurah mungkin. Terdengar "mekso" dan sangat bertolak belakang dengan pepatah wong jowo "ono rego, ono rupo", "ada harga, ada kualitas". Namun saya jamin, In KERE-HORE, you can make it real!


Awalnya kata Kere Hore muncul sebagai sebuah sebutan saja. Dimana kata "KERE" dalam bahasa indonesia berarti Miskin atau bisa diartikan murah dan kata HORE yang dapat diartikan juga menyenangkan/nikmat/exciting. Jadi secara utuh, kata Kere Hore mengusung makna bahwa sesuatu yang murah/low budget yang dapat dinikmati, yang akhirnya menjadi kesenangan dan hobi sehingga layak dikoleksi. Moral spiritnya, sesuatu yang murah belum tentu murahan, sebaliknya sesuatu yang mahal belum tentu hasilnya sesuai dengan harapan. Kere Hore hadir menjadi sebuah wadah dimana para penghobi akan dapat berbagi informasi tentang barang-barang murah  berkualitas dan mampu bersaing dengan produk yang harganya jauh lebih mahal 2 - 3 kali lipat.


logo Kere Hore

Nah, dengan hadirnya Kerhor ini saya sangat terbantu sekali, saya bisa mendapatkan produk yang mungkin secara merk tidak dikenal luas, namun setelah saya coba, top tenan! suarane pas, sulingnya, kendangnya, suara vokal serak-serak basah khas mbak via vallen terdengar cukup nikmat. Padahal awalnya saya skeptis dengan merk yang tidak terkenal apalagi produk dari negri panda. Ternyata dipasaran, produk harga murah dengan suara "mahal" cukup banyak bertebaran, hanya saja tidak semua produk tersebut dikenal dan membutuhkan proses bagi seseorang untuk berani mencoba dan akhirnya membeli. Itulah barang-barang Kere Hore.

Dukungan media sosial seperti facebook dan forum kaskus, menjadikan Kere Hore cepat tumbuh dan berkembang menjadi sebuah komunitas bagi sesama pecinta dunia audio. Yang mana melalui Forum Kere Hore lah para penghobi dapat bertukar informasi, berbagi review, hingga menjadwalkan kopdar untuk sekedar  saling bertukar "setup" audio koleksi mereka. Saya sendiri belum pernah ikut dalam acara kopdar tersebut. Saya hanya  terdaftar sebagai anggota forum di facebook dan silent reader artikel review produk di internet. Dan ketika dirasa cocok dengan selera musik saya, maka saya akan langsung berburu di FJB (forum jual beli). 

ini salah satu contoh produk "kere hore" yang sukses memuaskan telinga saya


Sebenarnya tidak direkomendasi membeli produk audio hanya berdasarkan dari review, cara terbaik menurut saya ya langsung audisi di tempat. Karena inti dari hobi audio adalah selera, semua kembali ke selera. Sebagus apapun review, toh akhirnya kita yang memakai, kita yang menikmati. Telinga kita bukan telinga mereka. Hanya kendala klasik berupa kelangkaan barang, letak toko yang jauh di luar kota, membuat saya kesulitan dan berujung malas untuk audisi. Bermodalkan 50 % hasil review, 50 % peruntungan saya biasanya langsung memutuskan untuk membeli tanpa audisi. Alhamdulillah ga ada masalah, semua sesuai dengan yang saya harapkan.

Bagi anda yang ingin memanjakan telinga tanpa khawatir dompet anda cidera? Come join us







Senin, 30 Maret 2015

GUCIKU : Hot Water Dungeon (end)

Setelah hampir 1 jam  tersiksa secara visual dan psikis berbalut midnight vividsm, kami berlima terkulai lemah, rasa ngantuk dan hawa dingin-dingin empuk menjadikan kami seketika  terbawa ke alam mimpi. Tak terasa bagaikan hanya sepejaman mata, hari sudah pagi. Sayup sayup suara kokok ayam disusul cahaya mentari mengiringi pagi di lembah Guci.

Saya sendiri masih terbius lunglai dikasur, dengan mengenakan kaos kaki, jeans dan jaket gunung tebal plus masker tengkorak hitam kesayangan. Berat rasanya untuk beranjak dari ranjang. Tiba-tiba alarm tubuh bergejolak hebat, perut mulas, dan menjadi pertanda untuk segera stor ke kamar mandi. Mau tidak mau, kulawan dengan sekuat tenaga hawa yang masih saja dingin, berjalan sempoyongan menuju kamar mandi. Byuur..byurr.. selesai.

Kulihat beberapa dari kami masih tampak asik bercumbu dengan alam bawah sadar mereka. Oke biarkan, aku putuskan keluar melihat lihat di teras depan villa. Wow, what an amazing panorama! Udaranya...pemandangan alamnya...langitnya...semuanya..Subhanallah, betapa indah ciptaan-Nya. Dalam angan berandai, setiap pagi terbangun dengan suasana seperti ini, hmmm...pasti saya panjang umur..haha


Tak lama sekitar 10 menit, saya bercengkerama dan selfie bersama pemandangan pagi Guci, akhirnya semua personil terbangun. Saya kembali bergabung menuju ke atas bangunan villa. Sesampainya diatas , wow luas juga , pas banget view dari atas. Lagi lagi hasrat berfoto-foto tak dapat dibendung lagi, tongsis ready..tripod ready..fix lens ready...shot demi shot, shutter dipacu, kegilaan diatas balkon!



Pada saat berfoto ria, dari kejauhan kami melihat sebuah wahana kolam yang tak biasa, terletak diposisi agak bawah menuju pintu keluar guci. Setelah sepakat, kami check out dan berkemas menuju lokasi itu. Ternyata jalan menuju lokasinya lumayan, agak terjal dan beberapa sisi jalan rusak. Setiba dilokasi, disambut pos jaga tiket masuk. Untuk 1 orang dikenakan biaya Rp. 25.000,-.karena sisa uang patungan sudah habis, akhirnya kami refill saldo per kepala Rp. 50.000,- . kami hitung cukuplah namun dengan konsekuensi mengabaikan sarapan pagi.

Namanya GUCIKU, sebuah lokasi wahana wisata air yang belum lama dibangun. Masih terlihat beberapa bangunan sedang dalam tahap penyelesaian. Konsepnya family resto dan hot water pool dengan berbagai wahana. Kami langsung masuk dan menuju ke gazebo kolam paling atas. Waw, dari konsepnya kolam ini menawarkan sebuah pengalaman menikmati air panas guci dibalut dengan sensasi outbound air.

Terlihat di kolam utama terdapat  tali-tali, tangga panjat tebing, macam-macam halang rintang yang menuntut kelincahan dan keseimbangan pesertanya. Langsung saja saya bergegas ke ruang ganti, dan bak superman ganti kostum sekejap baju basah sisa berendam hari kemarin saya pakai lagi. Langsung byurr....airnya aman, kadar panasnya masih dalam batas toleransi kulit. Jadi tidak perlu penyesuaian. Kolamnya unik, ada jalur penghubung ke kolam besar dibawah. Saya susuri jalur itu, bagaikan menyusuri kolam bangsa elf di kisah JRR Tolkien. Seru sekali. Di ujung kolam pertama disambut plorotan menuju kolam kedua, tanpa ba bi bu...meloncorr!!! byurrr..asik..
Menyusuri kolam dibawah jembatan

Tararaa...tibalah saya diwahana kolam outbound, seketika saya merasa memasuki arena olahraga ekstrim “Ninja Warrior”. Coba satu-satu, asik, menantang sekali. Namun ada satu yang benar-benar membuat jantung saya deg-degan..sebuah wahana Flying Fox diatas kolam...awesome!!Must Try!

Pertama naik keatas, kedua tarik tali pengikat, ketiga posisikan tubuh dan...jump! seketika adrenalin terpacu, sampai di bawah rasanya..WOW..saya mau lagi dan lagi. Sayang kami tak dapat berlama-lama dilokasi seru tersebut. Jadwal acara yang ketat menjadikan kami harus balik siang itu ke pekalongan.




Acara ditutup dengan terjebak diruang ganti menunggu hujan reda, overall tempat ini bagus. Wahananya, kolamnya, suhu air bagi yang tidak suka panas, cocok sekali. Hangat-hangat nikmat. Ruang ganti yang lumayan banyak, gazebo yang luas dan banyak pilihan, tersedia restoran namun saya belum sempat mencoba, mungkin lain kali. Silakan bagi anda yang menginginkan pengalaman “Lebih” dari sekedar mandi berendam, GUCIKU is recommended for you.

Sabtu, 28 Maret 2015

GUCIKU : Midnight Vividsm


“Ada ada saja kejadian yang tak terduga, yang datang disaat liburan sekalipun “

Setelah puas bergumul dengan air panas kolam pancuran 13, kamipun berkemas dan bersih-bersih badan ditempat bilasan. Tarifnya cukup murah, hanya Rp 2.000 per orang. Namun  jumlah kamar mandinya terlalu sedikit. Hanya 4 kamar, kalo kondisi sedang ramai, mengantri pasti akan membuat anda bosan dan kedinginan. Untungnya malam itu masih dalam batas wajar.

Tidak membutuhkan waktu lama bagi kami untuk kembali ke lokasi mobil diparkir, ngobrol sebentar dengan tukang parkir, didapat harga termurah untuk 1 kamar yang dapat diisi ramai-ramai sekitar 150.000,-. Kata pak tukang parkir , “berhubung ini hari libur Nyepi, jadi ya semua jadi naik mas. Aslinya sih 50.000 aja dapet kalo pas hari biasa..” oke deh, singkat cerita kami menginap disebuah villa dengan tarif seperti penjelasan tukang parkir tadi. 

Tempatnya simple banget, lokasi parkir di bawah, kamar di lantai 2 dengan settingan mirip kamar anak kost. Ada bed ukuran 4 orang berdesakan dan 1 ranjang rotan untuk bersantai. 1 unit televisi dan kamar mandi dalam. Tak berselang lama, sang pelayan villa mengirim welcome drink berupa teh hangat. Lumayan juga.

Hiburan kami satu satunya saat itu adalah televisi, tidak ada yang spesial dengan tayangannya . Sempat memilih untuk tidur cepat agar dapat menyambut pagi dengan semangat bersama sinar mentari. Tetapi tiba tiba saja, perhatian kami tertuju pada sebuah film horror lokal, sebut saja “ Dendam Dari Laut”, dengan bintang mainstream seperti dewi persik dan sule. Dalam benak saya, “Wah ini pasti film horror mesum low budget dengan jalan cerita asal-asalan”. Dan benar saja, 1 – 2 menit pertama, wow ada seksi seksi nya bro. 10 menit, loh kok cacat banget plot nya banyak hole, menit ke 15...shit,dialog macam apa ini?!! 20 menit..akting SAMPAH macam apa ini!!  30 menit...tolong otak saya mlengse!!

Silakan tebak, demi apa coba kami bertahan hingga film selesai?ya beneran...sampai ending credit di layar muncul?semangat apa yang membuat mata dan otak kami rela tersiksa melihat scene demi scene...semua karena kehancuran dijalan ceritanya, akting nya,dialog nya yang sampah bgt..justru berbalik menjadi kenikmatan tersendiri. Hasrat untuk memaki, mencela...melaknat ..menjadi kepuasan tersendiri. Itulah vividsm, sebuah aliran didunia penikmat perfilman, yang sangat menikmati film cult dan busuk hanyak untuk mencacat dan menuliskan review hina tentang film tersebut. Malam itu, kami terbuai vividsm, disela sela liburan kami. Ya..liburan kami.

what a beautifull poster movie


GUCIKU : Tersiksa Kenikmatan Tengah Malam

Well, badai pasti berlalu. Setelah masuk perangkap “warung kebangkrutan”, saatnya kita fokus ke tujuan utama. 2 jam dari Pekalongan menempuh jalan yang berliku, ditambah kena jebakan batman, kini saatnya meraih kemenangan.

Objek wisata guci merupakan objek wisata air panas alami. Disini kita akan menemui banyak sekali kolam/pemandian air panas. Baik yang dikelola oleh swasta,perhotelan, ataupun oleh warga sendiri. Harga bervariasi mulai dari Rp. 5000 – 25.000, tentu saja yang paling mahal pasti menawarkan fasilitas yang lebih baik. Namun ada kolam yang gratis dan dikelola oleh dinas pariwisata setempat, kolam gratis ini selalu saja penuh sesak oleh pengunjung apalagi ketika musim liburan tiba. Ajaibnya, apabila objek wisata biasa paling mentok ramai pengunjung ketika pagi atau siang dan mulai berkurang ketika malam hari, hal itu tidak berlaku di kolam air panas guci, justru ketika hari semakin gelap maka pengunjung akan semakin ramai berdatangan. 

Foto kolam pancuran yang saya comot dari blog sebelah


Umumnya anda akan dibilang orang gila ketika mengajak teman untuk berenang atau mandi tengah malam, apalagi ditempat dengan suhu sedingin kawasan Guci. Tapi di Guci hal tersebut wajar dan biasa saja. Semakin malam, udara yang semakin dingin justru menjadikan ritual berendam semakin khusuk dan terasa nikmat. Oleh karena itu banyak pengunjung yang memilih berendam di malam hari ditemani cahaya bulan dan taburan bintang-bintang kalo pas langit cerah. Wow kebayang kan betapa indah momentnya.

Oke, kembali ke jalan cerita si tokoh utama. Saya dan kawan-kawan tentu saja memilih kolam gratisan dong. Sampai di lokasi, langsung saya lepas baju dan hanya mengenakan celana pendek,..brrrrrr...deburan hawa dingin langsung menyerang sekujur tubuh..pengen cepet masuk kekolam. Tapi musti inget, air dikolam guci ini suhunya maknyos bgt, ibarat hukum pelepasan kalor atau ntah apa itu namanya..tubuh anda diibaratkan gelas kosong yang akan diisi air panas. Kalo mendadak langsung nyebur, bisa dipastikan anda akan terkicat-kicat seperti  ikan kekurangan oksigen diatas aspal. Puanasss poool broo..so untuk mengatasi hal tersebut, ada sedikit tips nih.

tuh kan, adek kecil aja berani, ini foto pancuran 13, gratis bro!!

Pertama adalah kesabaran, masuk kekolam usahakan kaki dulu ya, jangan langsung nyebur  , dijamin tubuh anda, terutama si otong pasti langsung teriak kepanasan. Kedua, duduk dipinggir kolam,sirami tubuh dengan air kolam. Setelah 1 menit masuklah kekolam sampai batas perut. Tahan 10 detik. Maka secara ajaib suhu tubuh akan menyatu dengan air dan gak terasa panas2 bgt. Lanjutkan sampai seluruh tubuh terendam air. Nah kalo uda gini, coba rileks dan ucapkan “selamat tinggal rasa penat dan kerjaan kantor”.

Lagi lagi foto saya comot dari blog kompasiana, ini salah satu kolam yang bayar Rp. 25.000,-

Dikolam gratisan terdapat banyak sekali pancuran yang mengalir, pancuran tersebut dibuat dan jumlahnya dijadikan nama setiap kolam. Ada pancuran 13, 12 dan seterusnya. Untuk mendapatkan sensasi maksimal, gunakan guyuran air pancuran untuk “memijat” punggung anda, waw...panas bro...tapi nikmat. Dan selalu inget, kulit bisa over-heat dan tingkat kepekaan juga beragam. Jadi apabila memang tidak kuat, jangan dipaksakan. Perih loh mas. Tapi setelah saya mencoba beberapa pancuran, ternyata suhu tiap pancuran beda-beda loh, ada yang panas bingit, ada yang sedang, silakan memilih sesuai dengan tingkat kepekaan kulit masing-masing ya.

Kamis, 26 Maret 2015

GUCIKU : Kalkulator gila si warung “matengan”

Tepat minggu ketiga bulan maret 2015, menjadi weekend paling “kering” di awal tahun 2015 ini. Akibat biaya renovasi pawon dan wc rumah yang membengkak, saya pun terpaksa merogoh kocek dalam-dalam sampai tembus ke kocek tetangga. Sebenarnya malu juga sih mengingat prinsip hidup saya yang serba sungkan kalo harus ngrepoti orang lain, namun demi kelangsungan proyek pawon dan dapur rumah orang tua saya itu, saya rela melakukan apapun yg penting halal. Ujungnya saya harus merelakan hampir semua gaji bulan lalu ditambah pinjaman dari rekan sekantor.

Sambil berjalan terseok-seok dengan seperempat paru-paru yang tersisa, eh minggu lalu terlanjur janji dengan teman-teman untuk ngadain acara touring atau sekedar traveling melepas penat yang sebenarnya sudah menjadi agenda rutin kita. Namun mengingat kejadian merogoh kocek tadi, hasrat menggebu untuk bersuka ria  berwujud travelling musti terancam dibatalkan.

Tapi tetap saja yang namanya anak muda, disaat kondisi sekritis apapun, pokoknya segala acara berbau have fun harus tetap terlaksana. Demi alasan efisiensi, tranportasi dengan motor di coret, otak atik dapet cadangan avanza grup sebelah yg emg kalo weekend pada mudik ke istri masing2. Yes, kosong nih mobil. Singkat cerita Sabtu sore abis magrib kita berangkat dengan menjunjung tinggi semangat patungan dan persaudaraan. Dari pekalongan sekitar jam 18.30 nyampe guci itu sekitar jam 21.30.

Sesampai dilokasi, mobil kami parkir didepan hotel Duta Wisata, tapi gak nginep disana. Cuma nitip parkir mobil saja. Sembari keliling mencari kudapan malam. Seperti biasa, hawa dingin guci memang terasa sangat menusuk begitu keluar dari mobil. Muter-muter eh gak nemu-nemu juga warung yang cocok. Karena rasa lapar sudah tak tertahankan lagi, spontan mampirlah kita ke sebuah warung “matengan” random yang terletak disebuah gang menuju kali pancuran. Disana memang berjajar warung-warung penjaja makanan dan souvenir. Entah bujukan setan apa yang membuat teman saya si harno akhirnya memilih warung “matengan” itu. Sekilas menunya biasa saja, sajiannya mirip2 lauk warung padang yang umumnya beredar. Kami berlima langsung dipersilakan masuk dan memesan minuman. Untuk sistem makan nya ternyata prasmanan. Ah lumayan ini, bisa milih macem2 sesuka hati. Tapi perasaan saya tidak enak, perasaan aneh yang membuat saya enggan untuk makan macem2, serasa ada sesosok iblis kebangkrutan yang sedang mengintai kami berlima. Karena memang prinsip kami dari awal adalah penghematan maka kami sepakat mengambil menu yang standar, nasi dengan lauk telur dadar, perkedel dan “horek” tempe dan teh manis hangat. Kami makan dengan penuh damai, sesekali diselingi candaan dan berebut  update status di path.

Lokasi kolam air panas Guci yang gratisan, rame banget kalo siang

Perut kenyang, sebatang rokok LA ice jg tandas, saatnya berhitung....sang penjual dengan cekatan memegang kalkulator dan satu per satu menu kami dihitung. Baru sampai pada hitungan satu orang...angka kalkulator iblis itu sudah bergerak ke level Rp. 19.200,- hingga akhirnya berujung ke hitungan terakhir...voila..didapat total tagihan Rp. 96.000,- .. what the **** sebuah angka diluar prediksi kami untuk sebuah menu nasi telur dadar perkedel teh manis, meluluhlantahkan semua perhitungan sistematis mode efisien yang telah kami bangun dan rencanakan selama perjalanan. Ingin rasanya mengajukan gugatan pra peradilan untuk ibu2 yang telah diperalat kalkulator gendeng itu, namun apa daya, bukti-bukti telah lenyap ditelan perut perut lapar . 

Ah sudahlah, semoga cukup kami saja yang terjebak, setidaknya kami masih bersyukur. Bayangkan saja apabila saya gelap mata dan mengambil semua lauk berjenis daging/ikan..bisa2 kami pulang dengan personil tidak lengkap karena terpaksa salah satu dari kami harus dijadikan tumbal “rewang asah2” sebagai pengganti biaya makan.

Jumat, 18 April 2014

Electric Cycling Community

Apa itu ECC ?

ECC adalah singkatan dari Electric Cycling Community. Sebuah komunitas pecinta olahraga sepeda yang dibentuk oleh ide dan dukungan dari Manajer Area  di kantor PLN Pekalongan. sebenarnya komunitas sepeda di PLN Pekalongan sudah ada dan sudah lama terbentuk, namun organisasi tersebut hanya sekedar organisasi asal gowes / asal jalan dan belum mendapat apresiasi yang begitu berarti dari pihak manajemen area. nah, baru setelah Pak Djoko Trihasjarjo selaku Manajer Area masuk, beliau yang kebetulan hobi bergowes, langsung memprakarsai ide untuk menggiatkan lagi kegiatan bersepeda di lingkungan kantor PLN, dan terwujud sebagai ECC.

Siapa saja ECC ?

Ide beliau membentuk ECC merupakan strategi jitu dalam meningkatkan solidaritas dan kebersamaan warga PLN Pekalongan, beliau merangkul hampir semua komponen karyawan, baik pegawai , OS, petugas teknik, dan semua yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan berolahraga sepeda. 

Kegiatan nya ngapain aja sih?

Ya tentu saja bersepeda bareng bareng dong, jadi yang kepengen gabung syarat utama sebenarnya sih punya sepeda. walaupun sepeda saya statusnya kreditan :D. karena kalo cuma ngikut2 aja sih boleh, tapi nanti ketika acara gowes bareng ....hmmm, pasti deh dijamin ngiri pengen ikutan..soalnya panitia ECC ini pinter banget pilih track / jalur super seru yang digunakan ketika event gowes dilaksanakan. pengen bukti serunya gabung di ECC ? foto berbicara ya gan.


Nyengir bersama dulu ...Yuk Keep Smell..... *bau keringet

Patungan patungan..buat beli es lilin :D

ini supporter bola bukan?? :)


Expendable Session 3

seandainya semua jalan semulus ini



maaf ya tulisan ini sementara saya dedikasikan hanya untuk kalangan internal sahaja, namun tidak menutup kemungkinan ECC bakal open project untuk warga umum. mohon doa dan dukungannya :)