Oke, sebagai anak kost yang baik
sudah tentu street food menjadi pilihan menu utama untuk memenuhi kebutuhan
asupan pangan sehari-hari. Apalagi tipikal super sibuk dan gak mau repot
seperti saya, street food alias jajanan jalanan sudah menjadi bagian dari hidup
saya. Mulai dari sate, bakso, mie ayam, lontong tahu, lontong opor, nasi megono
khas pekalongan dan tidak ketinggalan nasi goreng adalah sederet menu street
food yang sering saya jumpai. Nah, di episode kuliner kali ini saya akan
sedikit mereview nasi goreng favorit saya “nasi goreng bang ipin”.
Nasi goreng bang ipin terletak di
jalan tentara pelajar pekalongan kota, dari rumah sakit kraton lurus terus, di ujung jalan ada traffic light ambil kanan. Lokasinya memang tidak terlalu strategis dan
lapaknya juga sangat sederhana. Tidak ada bedanya dengan kebanyakan penjual
nasi goreng umumnya. Suatu hari saya pernah ditraktir seorang teman, sebut saja
mbak retta. Mbak retta ini selain cantik juga baik hati sekali, dialah yang
membawa saya ke lapak nasi goreng bang ipin untuk pertama kalinya. Awalnya saya
tidak terlalu memperhatikan menu nya, karena nama lapaknya “nasi goreng bang
ipin”, spontan saja saya memesan nasi goreng. Tidak membutuhkan waktu lama,
hidangan pun siap. Oke saatnya mencicipi.
![]() |
| bang ipin sedang fokus memasak nasi goreng |
dan akhirnya dari situ lah mbak retta
naksir dengan saya, prettt..
Bukan-bukan, bukan itu maksud
saya mbak... Berawal dari kejadian mendebarkan itulah saya menjadi ketagihan mencoba menu yang lain.
Masalah harga, jempol untuk bang ipin, 1 porsi nasi goreng dibanderol Rp. 9.000
saja, tambah es teh Rp. 2.000 sudah ampuh menuntaskan lapar dan dahaga anda. Hasilnya? saya berikan bintang 4 untuk bang ipin, minus lokasi yang kurang strategis dan
kurang luas sehingga menyulitkan parkir bagi anda yang menggunakan kendaraan roda 4. Tenda lapak yang sempit membuat
pelanggan akan tersiksa tatkala hujan datang. Itu saja, soal rasa boleh diadu. Apalagi ada yang traktir seperti
mbak retta ...nyum nyum nyum. Terima kasih mbak retta, bang ipin, sukses
selalu!

0 komentar:
Posting Komentar