Minggu, 10 Mei 2015

REVIEW GADGET : Xiaomi Redmi 2

buy smartphone? be a smart buyer...

Gadget ibarat seorang pacar, apabila sudah tidak cocok dan membosankan, maka sudah saatnya mengakhiri hubungan dan  melirik pasangan lain yang lebih pas dan lebih menyenangkan. Dari pada dipendam berlarut larut,lebih baik berterus terang dan mengambil langkah nyata. Halah opo to....

Sebenarnya, tidak ada yang salah dengan pacar saya yang lama, dia lumayan seksi, dengan ukuran screen 4,7 inch IPS, quadcore, dual-sim model lama (bukan micro), kamera 8 MP, sudah sangat pas untuk memenuhi kebutuhan berkomunikasi di era kekinian. Namun lagi-lagi strategi marketing ala “open sale” dan iming-iming support jaringan LTE, 64-bit processor, beserta upgrade MIUI 6 stable, membuat saya tak kuasa berpindah ke lain hati. Tak berselang lama, saya putuskan bahwa redmi 1s resmi saya jual untuk modal melamar adiknya. Adiknya yang lebih cute, lebih ramping, lebih adem (64-bit katanya sih lebih adem), dan bener-bener pas dengan selera saya. 

Namun, ketika saya cermati kembali, ternyata upgrade yang diberikan tidak sesuai dengan ekspektasi awal saya. Salah satu yang membuat saya tertarik dan berani melepas redmi 1s adalah upgrade kapasitas RAM dari 1 GB menjadi 2 GB di redmi 2. Sebuah kekhilafan saya membaca info spek dari salah satu thread di kaskus, bahwa redmi 2 yang dijual di Indonesia saat itu ternyata adalah versi  1GB memori dan  8 GB internal storage, bayangan saya dengan harga 1,6 mendapatkan upgrade 2GB adalah sebuah penghematan luarbiasa. Sekali lagi, kesalahan saya adalah tidak membaca dengan baik spesifikasi yang ditawarkan dihalaman penjual.  Dalam benak saya, pantas saja murah sekali (untuk ukuran spek RAM 2 GB internal 16 GB).

Nasi telah menjadi bubur, bukan bubur biasa tapi bubur ayam lengkap dengan bumbu-bumbu dan kerupuk. Lebih nikmat dan cukup mengenyangkan perut. Walaupun melenceng dari harapan,setidaknya saya benar-benar mendapatkan upgrade di sisi lain, MIUI 6 luar biasa bagus. Manajemen RAM saya rasakan lebih baik walau dengan 1 GB RAM, aplikasi berjalan smooth dan  UI yang lebih nyaman. Benar-benar iOS wannabe. Bagi anda yang berniat upgrade, sebaiknya pertimbangkan spek terutama kapasitas RAM. Karena saya perhatikan, perkembangan aplikasi saat ini cenderung boros RAM. Jangan sampai alih-alih ingin upgrade untuk mendapatkan pengalaman maksimal dalam berandroid,  justru mendapat hasil yang tidak terlalu signifikan atau malah semakin buruk. Terlepas dari semua itu, Redmi 2 bagi saya tetep the best bagi anda yang ingin membeli ponsel pintar dengan harga direntang 1,5 jt. 

0 komentar:

Posting Komentar